HARGA BAGI “KELAHIRAN SEJARAH” UMAT KITA


Oleh : Abdurrahman El-Hafid

 

Sejarah selalu berulang, hanya pelaku sejarahnya saja yang berbeda. Setiap perjalanan sejarah umat ini, selalu memberikan tanda dan warna bagi pemeluknya. Konsekwensi logis harga bagi “sejarah kelahiran” umat kita adalah teramat mahal. Boleh jadi kita menjadi bagian dari sejarah tersebut, atau kita sedikitpun tidak pernah terkenang, atau bahkan yang tak berjasa malah memiliki nama dalam sebuah sejarah. Yah begitulah karakteristik sejarah, penulisannya, penelusurannya terkadanag berbeda dengan kenyataannya. Namun, begitulah harga yang dibayar untuk kelahiran umat ini.

 

 

Muhammad, nama yang saat ini menjadi icon percontohan umat Islam dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, menjadikan Muhammad menjadi sosok yang berbeda dari yang lainnya. Terlihat sangat sempurna, bahkan tidak bisa dilukiskan wajah dan postur tubuhnya dalam penerjemahan konkrit visual. Inilah sisi yang saat ini terbaca oleh kita, namun sesungguhnya ada hal yang perlu dibayar sangat mahal oleh makhluk bernama Muhammad.

 

 

Lihatlah sejarah kemunculan Muhammd di zaman Jahiliyah atau zaman kebodohan. Muhammad hadir dalam posisi yang dianggap “Ghorib” atau aneh oleh bangsa jahiliyah pada saat itu. Kenapa bisa dikatakan aneh, karena Muhammad hadir untuk merubah tatanan social yang saat itu ada. Mereka (red.kaum jahiliyah) merasa kehadiran Muhammad telah mengganggu kestabilan kehidupan mereka. Adalah wajar kalau mereka mengangap Muhammad adalah bocah nyeleneh bagi masyarakat jahiliyah saat itu.

 

 

Bukan Muhammad namanya kalau menyerah begitu saja, Ia terus dakwah mengumandangkan lewat keluarganya terlebih dahulu kemudian dakwah terang-terangan. 23 tahun, waktu yang cukup lama yang dihabiskan selama 10 tahun di Madinah dan 13 tahun di Mekkah menjadi harga yang sangat mahal untuk kelahiran sejarah umat ini.

 

Saat ini, kita dapat membaca bagaimana indahnya perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan serta menegakkan Islam di seantero bumi ini. Apakah sejarah umat ini didapatkan dengan jalan dan cara yang mudah? Tentunya tidak demikian. Ada harga yang perlu dibayar untuk kelahiran sejarah umat ini.

 

 

Bagi kita saat ini hanya menentukan tujuan kita, apakah kita mau mengambil bagian dari sejarah kelahiran umat yang selanjutnya, atau kita mati tergilas oleh sejarah itu sendiri. Sejarah akan terus lahir, dan tokoh dalam sejarah itulah yang berbeda.(05/01/2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s