Berlin, November 2011


Arrahman, `allamal qur`an, `allamahul bayaan…

Surat inilah yang selalu menemaniku setiap hari pagi setelah surat Yasin, Al-Mulk dan Al-Waqi`ah dari stasiun U-Bahn Tierpark sampai ke Frankfurter Alle. Yah, itulah penyemangat yang selalu menemaniku setiap pagi hari. Sengaja aku dawamkan untuk selalu menjaga diri ini untuk selalu berada dekat dengan Allah, di bumi mana pun aku berpijak, maka disitulah aku berada bersama Allah.

Semoga allah selalu menjaga niat baikku ini untuk selalu dekat bersamanya. Terkadanag memang sulit dengan type orang jerman yang serba cepat dan disiplin, namun aku juga harus tetap menjaga diri ini untuk memanaj waktu. Yah, kesempatan untuk tilawah di sela-sela menunggu S-bahn ke Adlershof tempat kerjaku, atau sambil berdiri di S-Bahn dan U-bahn. Dimanapun, di mana ada tempat untuk bercinta dengan Allah. Begitu pun dengan shalat, kapan pun dan di mana pun, tetap harus melaksanakan shalat. Yah, karena kita Muslim, Muslim yang sedang menjadi model di Eropa, harus menampakkan wajah Islam yang lebih bernilai di tengah mereka yang non-muslim.

Begitulah awal pengantar tulisan pada malam hari ini, sekian lama sudah meninggalkan catatan harian ini, dan malam ini aku baru mulai lagi menuliskan apa yang terjadi 15 hari yang lalu. Sudah lama rasanya perasaan ini tersimpan untuk terus diungkapakan. Hanya tulisan ini yang dapat dengan bebas aku ungkapkan, apa saja dan bagaimana pun. Aku memang sempat menuliskan di selembar kertas putih tentang catatan harian ku ketika perjalanan pergi ke Itali, kurang lebih ketika memasuki perbatasan antara Austria dan Italia waktu itu, yah nanti aku akan salin ke sini. Begitupun ketika pulang dari Italia menuju Jerman, aku juga tulis menggunakan tab. Waktu itu percis di daerah Pegunungan di Austria.

Malam ini akau sangat bersemangat sekali untuk cepat-cepat menulis, karena setelah pulang meeting di Airport Tegel tadi, aku merasa seperti berada di tengah level tertinggi kaum bangsawan, mereka serve kami seperti tamu kenegaraan di Lufthansa Lounge atau Tegel Terrace. Di situ kami mendengarkan presentasi tentang rencana penutupan tegel airport pada juni tahun depan dan akan dipindah ke Schnofeld Airport yang baru. Ini karena alasan politik p[emerintah lokal berlin. Wah aku jadi tau banyak tentang Jerman. Di indonesia mana bisa ketemu orang penting pejabat yang mengatur negara sehebat jerman. Ini kesempatan besar buat diriku mengambil sebanyak-banyak ilmu pengetahuan. Setelah itu di perjalan aku terdiam sejenak memikirkan tentang banyak hal, tentang masa depan. Wah pokonya yang ada dipikiranku adalah bagaimana bekerja untuk Indonesia. Berpikir ulang tentang apa yang sudah pernah aku buat dulu.

Pikiranku terbawa masa lalu yang sangat menggebu-gebu membuat segala yang ada dipikiranku menjadi kenyataan. Semasa sekolah dan kuliah dulu memang aku selalu ingin berkontribusi lewat apa yang aku pikirkan, dan aku implementasikan lewat program dan lembaga. Apapun yang ada dipikiranku adalah inovasi untuk maju, walaupun beberapa orang tidak sepakat dengan apa yang aku lakukan. Tapi sampai hari ini akau yakin dengan apa yang aku lakukan, karena yang akau lakukan bukan semata-mata pekerjaan kosong yang tanpa alasan. Aku melakukan semua ini karena aku punya alasan untuyk melakukan ini semua. Yah begitulah diriku yang sejak dulu ngotot ingin membuktikan pada semua orang kalau aku bisa melakukan yang paling hebat yang orang lain lakukan. Karena Allah, yah karena Allah.

Begitu juga malam ini. Setelah turun dari bus TXL di Alexanderplatz, aku sodorkan kata-kata ke sahabatku, mas panji dan Fikri tentang apa yang sedang aku pikirkan. Merka langsung merespon sampai kita ngobrol di U-Bah bawah tanaha dan lupa kalau kita sudah sampai Stasiun Tierpark arah ke apartemen. Obrolan terus berlanjut samapi di apartemen dan sambil makan malam sekitar kurang lebih 3 jam kami berbincang-bincang tentang banyak hal. Yah aku yakin, yakin seyakin yakinnya bahwa obrolan malam ini sangat berarti buat kami bertiga. Kami bersepakat untuk terus keep and touch sesama dan akan memulai dengan kajian kami tentang ke-Indonesia-an dari masing-masing background dan latar belakang pendidikan. Nanti sesampainya di Indonesia kita akan meng-create suatu inovasi baru bagi bangsa ini. Aku jadi teringat angkatan pertama dulu yang pernah dikirim oleh pak Habibie ke jerman, kami seperti mereka yang disekolahkan oleh Ristek ke Jerman. Kami ingin buktikan kalau kami juga mampu berkontribusi seperti mereka angkatan pertma Pak Habibi.

Subhanallah, malam ini sangat menggebu-gebu sekali dan agak serius kata-katanya, karena entah kenapa malam ini aku ingin menghabiskan malam-malam terakhir di jerman dengan banyak berpikir unruk masa depan nati. Kemarin aku masih bingung dan kurang interest untuk berpoikir sesuatu yang real akan aku bawa pulang ke Indonesia. Namun malam ini aku yakinkan kalau akau telah mendapatkannya. Pada awalnya aku juga bingung nanti ke depan harus bagaimana, banyak pilihan untuk melakukan sesuatu di masa depan pasca kontrak di Kemenristek. Nih dia pilihannya:

1.   Lanjut kuliah S2 di UHAMKA dan S3, kemudian daftar PNS Dosen di IAIN

2.   Jadi Dosen terbang di STAI darul Qolam dan STIB Banten Raya

3.   Bergabung dengan Freedom Institute ma Mas Rizal Mallarangeng

4.   Bergabung bersama MITI dengan Pak Dr.Edi Syukur di Jakarta

5.   Kembali ngurus Yayasan Al-Hapid

6.   Membuat Yayasan ZERO Training Indonesia dan eksis

7.   Gabung di Partai jadi politikus

8.   Kuliah S2 di Hubungan Internasional di UI atau Paramadina

9.   Kuliah S2 Cepat satu tahun di Kampus Tangerang

10.                 Magang di BIC (Business Innovation Centre) Serpong

11.                 Gabung di Lembaga Training TRUST.Co jakarta

12.                 Bikin Kontrakan di rumah

13.                 Buat Bisnis Onlina jual pakaian

14.                 Dll

Banyak banget deh pilihan, yah setidaknya itu peluang yang dapat aku ambil kapan saja, harus dicatat, takut lupa, apalagi jaringan di Luar negeri.

Catatan hari ini lumayan banyak, namun seperti biasa aku hanya menulis hal-hal yang penting yang aku tidak mungkin dilupakan. Sekarang tentang Itali. Tepat tanggal 11-11-11 kemarin pada hari Jum`at aku bersama ke Empat temanku bernagkat ke Venezia-Italia. Yah, tempat yang jauh dipikiranku untuk aku kunjungi, namun memang aku sempat ingin sekali bisa berkeliling dunia. Itu dulu, lama sekali. Tapi tidak pernah lupa untuk selalu menjadi motivasi bagi diriku. Yah kami berangkat dari apartmen sekitar pukul 19.30 menuju Stasiun utama hauptbahnhof. Sekitar pukul 21.19 kami berangkat menggunakan CNL (City Night Lines) menuju Kota Muenchen. Kami tiba di Muenchen sekitar pukul 06:59. Setalah itu sekitar pukul 07.23 kalau tidak salah kami melanjutkan perjalanan menggunkan kereta menuju Verona Italia melewati Austria. Itulah kenapa kami harus bayar reservasi kursi sebesar 91 Euro. Kemudian sampai di Verona kami sekitar pukul 12.30 dan langsung melanjutkan perjalanan kami pukul 13.00-an menuju Venezia Mestre. Sampai di Venezia Mestre kami pukul 14.30-an dan langsung menuju pusat informasi. Kami agak kebingungan karena Italia tidak se-integrasi di Jerman. Kita butuh cari informasi untuk bisa akses transportasi di Venezia.

Setelah beberapa lama akhirnya kami memutuskan untuk keluar stasiun dan menghirup udara segar di sana sambil melihat-lihat lingkungan di sekitar. Ucapan syukur pertama kali terucap karena kami telah sampai di Italia. Beberapa menit berlalu kami mencoba untuk mencari hotel tempat kami tinggal di Venezia. Sulit sekali mencari hotel yang murah di sana karena memang standar eropa agak tinggi bagi para turis walaupun backpacker. Kami tidak mendapatkan hotel yang kami anggap pas harga dan kualitasnya, hampir rata-rata sekitar 70 Euro ke atas. Akhirnya ketika kami berjalan-jalan secara tidak sengaja kami menemukan Villa yang lumayan strategis dari stasiun tempat kami tiba dan akan pulang besok harinya. Yah singkat cerita dengan hanya membayar 70 Euro untuk triple bad dan 55 Euro untuk double bad kami bbisa tinggal satu malam di sana.

Waktu telah mennujukan pukul 16.15, kami harus menuju kota Venezia, yang banyak turis kunjungi. Kami kira Mestre adalah tujuan akhir kami, namun kami harus menuju kota Venezia sekitar 20 menit lagi menggunkan Bus. Informasi ini kami dapatkan dari penjaga Villa yang kebetulan beragama Islam, dia berasal dari Bangladesh. Yah, kami harus membeli tiket sekitar 2.50 Euro untuk sampai di Kota venice menggunkan Bus nomor 2 jurusan Palazzei Roma. Yah itulah namanya kalau tidak salah. Dari situ kami harus memilih menggunkan biat taxi atau boat for public transportation. Akhirnya setelah diskusi panjang kami memutuskan untuk menggunkan kapal buat ytransportasi umum, karena kami bisa berhenti di mana saja tempat di kota venice yang dikelilingi oleh danau. Sekitar 16 Euro kami bayar untuk tiket. Cerita selanjutnya akan aku coipy dari tabletJ

Nih point yang masih akau ingin ceritakan, tapi waktu di Jerman sekarang dah larut malam, akau tidak bisa melanjutkannya karena harus buat laporan harian dan istrihat malam ini agar besok pagi bisa kembali segar. Tapi aku ingin menuliskan beberapa point untuk dilanjutkan pada cerita selanjutnya.

–      Pamanku Meninggal

–      Alergi dingin akut

–      Idul Adha di Berlin

–      Dll

Terakhir, aku ingin menuliskan puisi untuk orang yang aku cintai, Yuliana Hasan.

Yang Kucinta

Tak banyak

Yah, tak banyak

Tak banyak yang dapat aku lakukan tanpamu

 

Tak cukup

Yah, tak cukup

Tak cukup waktu untuk melupakanmu

 

Tak akan

Yah, tak akan

Tak akan ada yang mampu menggantikanmu

 

Tak mampu,

Yah, tak mampu

Tak mampu aku hidup seorang diri

 

Itulah dirimu di mataku.

Berlin-Jerman Nov 15, 2011. 23:41

Kutipan Langsung dari Italia dan Austria vi Tablet. Sengaja tidak dirubah dan diperbaiki tulisannya agar lebih bernilai J

Perjlnn mnju kmbali k jermn smbil mndngrkn tilawah surat albaqoroh.sesekali mndgrkn crta ttg khidupn tmn2 dn msa lalu mreka brsma klrga. Memulai pagi dengn mmbca surat Yasin,Almulk,Alwaqiah dan Arrahman.

Waktu mnunjkn pukul13.38,kmi msih berada d perjlnn pulng dr stasiun verona italia mnuju munchen jermn. Prjlnn kmi msh lumayan lama,krn kmi akn tiba d munchen dktsr pukul 4 sore dn akn mnju ke berlin jermn pukul 11 mlm nti.seskali kami smptkn utk brbncg bersama ttg pglman masa lali kami dlu.seskali kamo jga brbncg ttg msa sepan kamo nnti.oh ya,sper ti biasanya kami mlksankan shalt di kreta,kami jamak qoshor antar dzuhur den ga n aahar.skitar kmopin biasa mlhat kami bdn mmperhtikn kami,krn kmi mggrkn badan yg anwh ktk sdg duduk.smntara d antar mrk ad yg bgtu tnang mlht qt krn mgqin mrla sush tau klu kita adalh muslim.haduh pusing nih nhetiknya agak repot krn pke tab.drpada gk ngapa2in lbh baik kita mncrhkan wktu kita jga buat mmnfaatkn waktu.kbtln nh kreta bisa charge,so qt bsa pke nih buat mmprthnkn hdup qta,wlupun blum bsa online krn qt msih di daerah Austria,mungkin paa aampi perbatasn di jerman kita dh bisa aktfn lagi akses intrnet qt.hemm btw alasan nulos karena aq bgung buat menympan smua kenangan hidup ini dg cara apa,y dh yg paling efektif yh vs g cara dituliskan nti dtmbh dg gambar dn foto dr kamera.hwmmm yupy kita kan eksis teris…he he.

Oke qt lanjutkan lagi yah.sambil menulis catatan in aqu sambil mndgrkn tilawah surat albaqoroh leawat headsetqu,d skitarqu juga ada mas andri hg sdang pke headset sambil mmbaca buku pak habibie yg judulnya Habibie dn Ainun,bku yg mggugah cinta qt kpada pasangan dn ilmu pen ge tahuan plus dwngan eropa.mantap kan,pak habibi brcrta knan ga nnya ketika maah berada d jerman,smntara kami skrg sdg berada d eropa,tparnya d jeman untuk belajar.bbrapa tmn jga skrg a dg snang mmbacá buku2 ttg eropa dá n jerman,biar kebih merapa katnya.nah satu lai temanku sedag tertidur sambil mngunkan headsetnnya,namanya panji orabowo,man tá n ktua Gamais ITB.yg lain sprti mba eelita sedang mmbaca alquran dg handphone androidnya.sisanya mbak wulan yg ju ga sdg aayik mba cac novwl ttg perjlln dv eropa,dn aku vs dg autis s nd ri mmgang tablet sambil ngetik,pke headset n ngecharge.

Yh bgitulah perjalann kami,.hari oni tepatnya tgl 12Novembee 2011,kami brgkt vs r jerman k Itlia teoat tgk 111111.waaahh kucky bgt kan?h ehe.iyah bgitulah perjlnn kmi.kmrn kami sdh mngunjungi bb ra pa tmpt d venezia.dr hotel tmpt kmi tggal di daerh mestre itu sekitar 20 jam menggunkan bus ke tempat tujuan kami yaitu di palazzei Roma,tmpat transit trakhir bus untuk para turis berkliling kota danau venice.dri sini kami membeli tiket shrga 16€ untuk menggunakan boat public transportation untuk 12 jam brkliling kota venice. Suasana sudah hampir malam,namun kamiemutuskan untuk terus mlnjutkan perjlanan kami.Mulailah kami naik ke atas boat brsma puluhan touriat’s n warga setempat. Kami memutuskan untuk duduk di depan,walaupun kami semua begitu kedinginan karena cuaca saat itu sekitar +2° C,kmi tidak patah semangat untuk terus mengambil setiap moment yang kamj lihat,kamera turist pun bgitu banyak mengambil gsa mbar tempat2 dn gedung yg indh n bersejarah penuh dengan hiasan arsitektur has eropa. Hari sudh mulai gelap akhornya kami ber he nti di San Marco,sperri gereja yg besar dn tempat shoping para turis,tmpat pavorit yg dikunjungi banayak turis klu dtg ke venecia. Ada teman yg bilang kalu San Marco adlh nama raja romawai yg dibawa jaaadnya ke venice,lalu daerah itu dinamakan san marco.

Bebrap gambar kami ambil untuk mmbrkn kenangan klu kami pernh hador ksana. Seblumnya kami ju gsa brhenti’d I daerah salute,sejenis gereja yg besar yg didalamnya banyak tempat yg berseja ra h.kami tidak sempat mncri bnyk informasi pada’s aat itu krn hari smakin malam.trakhir stlh dri san marco smbil mnli sdkit ci nd era mata,kami pulang mggunkan boat vd n sjnak mampir di accademia,tmpt yg blm jelas kami knjungi apa sejarhnya,namun kami smpat ambil gambar di accademia brid ge,jmbtn yg mliki view ck up I nd h dg gondola venezia.wah mantap bget. Stlh itu kmi mtuskan kmbli ke hotel intuk he rosotrhat krn wktu s dh mnjkn pkul semnilan malam.kuranh dro setengh jam kami sdh sampai di mestre,smpi d’s pan’s tasiun mestre kami mncr makan malam dlu d restoran italia,yh biasanya pizza’s n yg lain,harga mahal rasa berbeda.hehe. kami ln gs ung stlh mkn kmbli ke hotel,mandi,shalat dn tidur.hemmm itu dulu yh ceritanya,nnti dlnjutin lgi,skrg dh mau masuk perba ta san Austria n Jerman.skrg mnjukan pukul 14.33 waktu Austria.

Seblumnya aq ingin mnuloskan isi hati in dengn puisi

Eropaku Eropamu

Dlm hening teduh di bawah bumiMu aq bersujud

Di hati yg tenang bersama pegunungan Austria

Dalam alquran ku bernaung mlwati venezia yg hening

Sudut kota Paris yg penuh dengan maknaMu

Bergumam Muslim di semenanjung Jerman Timur

Bersenandung semangt perubahan di Jerman Barat

Aku dn DiriMu tetap satu dlm setiap sudut Eropa yg eksotis

Yh aku adlh milik negeri in

Eropa adlh milikku dan Kau yg memiliki aku.

Austria, November 13,2011 (14.39)

One response to “Berlin, November 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s