Sayang…


Sayang, Biuarlah mata ini jauh tuk memandang, namun dekat saling merasakan

Sayang, kau adalah akau dan akau adalah kau

Sayang, titip akau dalam dirimu, ku titip dirimu dalam sanubariku

Sayang,  Aku ada untukmu setiap waktu

Sayang, yah kata itu yang tak pernah hilang dalam diriku

Sayang, kutitipkan air mataku pada-Mu ya Rabb

Sayang, sayang dan sayang

Berlin, Oct 09th, 2011 07:25

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s