Surat Cinta dari “Negeri Hittler” (Jerman,2011)


Ini adalah sebuah kumpulan catatan harian yang sempat hilang, kutemukan kembali untuk merangsang ruh perjuangan yang telah kulalui dalam episode hidup ini. Bertemu kembali dalam perjuangan yang cukup panjang dalam hidup ini. Semoga menjadi cambuk bagai mimpi yang akan datang!

 

 

Sep 27, 2011.

Ingin terus mengalir…hah, sudah sekian lama rasanya ingin sekali menuliskan sesuatu di dunia baru ini. Yah, kenapa aku tulis dunia baru? Karena inilah rasa yang sangat luar biasa yang kumulai dengan perjalanan menuju hidup bersama pasangan yang tercinta. Dia, pasangan hidupku.

Sep 29, 2011

Ini bukan sebuah puisi, ini hanya ungkapan hati. Yah, ini hanya setitik dari banyaknya titik yang bersatu. Di tengah sibuknya aktivitas, aku hanya ingin memastikann kalau dirimu dalam keadaan baik-baik saja di sana. Wajahmu selalu menemaniku dalam setiap nafasku, hingga aku menjadi selalu ada bersamammu. Namun, itu hanya ilusi, kenyataannya kau jauh dariku. Tapi itulah kekuatan yang sebenarnya menghadirkan dirimu dalam setiap nafasku.

Hari ini kondisi badanku sedang kurang fit, sehingga menyebabkan aktivitas hari ini terganggu. 09:14

Oct 07, 2011

Alhamdulillah akhirnya sampai juga di kota besar di dunia ini yang terkenal dengan teknologinya. Yah, Berlin, ibukota Jerman satu dari banyak kota tersibuk di dunia. Setelah kurang lebih 20 jam perjalanan dari Jakarta-Dubai-Amsterdam-Berlin-Tegel-Lichtenberg, akhirnya sampai di sini. Syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan karena bisa diizinkan untuk melihat ciptaan Allah yang sangat luar biasa. Di sinilah, di Bumi Allah kita dapat belajar bagaimana Maha Kuasa-Nya Allah. Di bumi ini Allah telah menunjukan kebesaran Islam jauh sebelum negara Jerman ada seperti sekarang. Kita bisa melihat ornamen bentuk bangunan di kota ini yang bercorak timur tengah. Inilah peninggalan Islam di masa itu.

Hemm, itulah sejenak curhatan setelah shalat shubuh ini waktu setempat 05:25. Oh ya, aku sempatkan juga untuk menceritakan bagaimana kesan pertama sampai di jerman. Ya mungkin bagi yang lain ini perjalanan pertama pergi ke Luar Negeri, tapi bagiku ini sudah perjalanan kesekian kalinya setelah Thailand, Japan, Washington D.C, South Carolina, U.S.A, Chicago dan Singapura. Yah, sekarang ditambah lagi dengan Dubai Uni Emirates, Amsterdam-Belanda dan Berlin-Germany. Upz, kembali ke kesan pertama yah. Hehe. Pertma memang bersyukur banget dah bisa berkunjung ke Jerman. Kedua, pertama kali tiba di Tegel Airport ada sambutan dari pihak KBRI di Berlin yang kurang hangat, mereka bukan malah menyambut tapi malah marah-marah, tau kenapa?karena mereka anggap pemberitahuan mendadak dari Kementrian Riset dan Teknologi. Wah si Asisten Atase pendidikan KBRI Jerman, tuuuuut disensor namanya yah J itu beneran menganggap kita tidak sesuai SOP dan gak boleh disamain dengan Jerman. Lantas kami semua terdiam sejenak di tengah hiruk pikuk bule yang wara wiri. Tapi its okay, ada teman kita yang dah puluhan tahun di Jerman namanya pak Feri dan Pak Doni, mereka pengurus besar Masjid Al-Falh yang terkenal di Berlin.

Setelah itu kami membeli tiket perjalanan ke Lichtenberg dari Bandara Tegel. Tiket seharga 75 Euro kami dapat untuk perjalanan selama 1 bulan ke depan. Akhirnya kami dapat transportasi Bus menuju Alexandraplatz (tempat nongkrong anak muda di Berlin, keren abis). Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Lichtenberg menggunakan U-Bahn, kereta listrik bawah tanah yang ampyunnn cepet banget walaupun kita di dalam kerasa pelan, nah ketahuan cepet kalu kita sedang di luar ngeliatain tuh kereta lewatJ, tapi kalau di dalam orang baca buku berdiri tanpa peganganpun bisa tidak terganggu.Wah kapan indonesia punya yah??hehe. (Kapan?kapan?). Akhirnya kami sampai di stasiun Tierpark, turun dan naik ke atas bawa koper yang guede2 terus menuju apartemen di daerah lichtenberg. Tepat di lantai 2 dari apartemen kami di gedung 425 kami bertiga (saya, Panji Prabowo dan Mas Fikri Amrullah) tinggal selama 2 bulan ke depan. Hiks hiks mengharukan. Yah di apartemen ini kami memulai merapihkan rencana hidup kami. Mas fikri yang meninggalkan istrinya, Mas Panji yang meninggalkan pacarnya dan Mas Rohman yang meninggalkan tunangannya…Hehe lengkap sudah penderitaan kami.:-(. Yupz, kami bertiga mencoba mengatur rencana untuk bisa bertahan selama dua bulan ke depan. Oh ya, teman-teman kami yang lain yang dari Indonesia tinggal di apartemen yang berbeda, kami 6 orang tinggal di satu apartemen dengan beda ruangan, yang lain beda apartemen. Nanti setelah 3 minggu teman-teman kami yang lain akan dikirim untuk magang di perusahaan di negera bagian Achen, Munich dan Stuttgart, dan kami tetap magang di Berlin, yah explore kota Berlin sampai tuntas.:0).

Masih ada nih yang maudiceritain sebenarnya, tapi waktu telah menunjukan pukul 06:23, waktu buat bikin sarapan, walaupun nih masih gelap banget. Yah sedikit lagi yah, hemm apa yah. Oh ya, saya dah coba sms dari opertor ceelular yang saya bawa dari Indonesia, dan sampai di sini berubah otomatis ke T-Mobile. Mau coba sms, eh ternyata bisa, pas cek pulsa malah terpakai 4 ribu.Hemm muahal yah, tapi masih ada sisa dan coba sms sampai 3 x lumayan 12 ribu rupiah. Haha. Saya kasih kabar ke tunangan saya di Indonesia untuk juga disampaikan ke Kelurganya dan keluarga saya. Alhamdulillah semua bisa terlewati. Nih juga susah banget akses internet, semua layanan butuh password, jadi belum sempat search tanya-tanya ke yang lain. Tapi sempat waktu di amsterdam kasih kabar ke calon istriku di Cilegon Via-FB. Lumayan lah Free WiFi. Yah begitulah Indonesiaku, Indonesiano Gratiso J Hahaha

Aku selalu berusaha untuk tetap kasih kabar sebisaku, karena aku yakin calon istriqu pasti hawatir banget dan begitu juga dengan keluargaku, pasti mereka juga hawatir. Yah kurang lebih bulan Maret kami akan melangsungkan pernikahan, 3 bulan setelah aku tiba di Indonesia nanti. Mohon doanya semoga lancara yah. Aku telah persiapkan semuanya, karena sebelum berangkat aku sempatkan tukar 1000 Euro ke rupiah untuk dititip ke adik Ummi ibundaku untuk persiapan resepsi nanti, yah kurang lebih sekitar Rp.11.700.000,- lumayan buat tabungan masa depanJ yah aku bisa kasih uang karena masih pegang beberapa euro untuk hidup 2 bulan di Jerman, semoga pulang masih pegang sisa buat beli Gadget, hehe. Ngarep.Com. Aku bilang ke saudara jangan bilang siapa-siapa, dan yang tau hanya aku, saudaraku, calon istriku dan Allah.:-)

Hem udah dulu yah, nih mau masak mie, masih ada indomie di Jerman, tapi bawa sendiri,hehe. Ini ceritaku, mana ceritamu???:-) Okay sebagai tembang rinduku kepada istriku, aku ingin buatkan ia secangkir kopi berbentuk puisi:

dia

 dia yang tlah membuatku gila segila-gilanya

dia yang tlah membuatku tuli setuli-tulinya

dia yang tlah membuatku buta sebuta-butanya

dia yang tlah mebuatku lumpuh tak berdaya

dia yang tlah membuatku cacat tak berisi

 

gila aku dibuatnya karena cinta yang sangat

tuli aku dibuatnya karena selalu mendengar kata hatinya

buta aku dibuatnya karena selalu ingat wajahnya saja

lumpuh aku dibuatnya karena hanya berada di dalam dadanya

lumpuh aku dibuatnya karena hidupku untukmu

cacat aku dibuatnya karena padamu aku persembahkan

Untukmu Calon Istriku (yuliana) di tempat yang nun jauh disana. Berlin-Jerman (06:41)

 

Oct 08th, 2011

Bismillahirrahmanirrahim…

Ini adalah hari ke-3 berada di Berlin, suhu pagi ini sekitar 16 c. Aku sengaja sempatkan untuk selalu menuliskan aktivitas selama satu hari kemarin agar menjadi memori yang indah di masa yang akan datang. Di hari ke-2 kemarin, kami sudah banyak disibukkan dengan aktivitas yang cukup padat, berada di Negeri cepat dan disiplin. Yah, pukul 09.00 pagi kami telah kumpul di depan Apartemen untuk berangkat menuju tempat kami training di daerah earnst-reuter-platz, nama perusahaannya adalah VDI I  VDE  I  IT. Langsung kami menuju ke stasiun S-Bahn atau kereta bawah tanah di Tierpark untuk menuju ke Alexanderplatz dan terus kami menggunakan U-Bahn U5 untuk menuju Hauptbanhof, stasiun utama U-Bahn, kemudian kami menuju tempat training. Sebenarnya masih agak bingung mengenal nama tempat, daerah, jalan dan rutenya, wah belum cukup hafal, tapi pasti beberapa hari ini kita akan lebih dekat dengan berlin.

Yah, kira2 itulah perjalanan menuju tempat training. Huh, jadi stuck, soalnya maag kambuh, bentar yah! 06;15

 

Oct 09th, 2011

Bismillahirrahmanirrahim…

Inilah minggu pagi pertama berada di Jerman, wah bangun shubuh agak kesiangan setengah jam dari jadwal seenarnya, yang harusnya pukul 06;35 eh ini jam 07;00 baru bangun, hehe., tapi shalat shubuh pagi ini lebih khusyu` diiringi dengan air mata kerinduan yang sangat mendalam, yah kerinduan dengan calon istriku yang setia menunggu di sana, sedih rasanya awal-awal di sini belum mendapatkan cara komunikasi yang tepat, panitia hanya menjanjikan akan segera mendapatkan fasilitas internet dan kartu telfon, namun kemarin kartu perdana yang harganya 10 euro itu dikembalikan lagi, katanya sih mau ditukar dengan yang lebih bagus, rencananya pagi ini jam 9 mau ada briefing untuk membcarakan masalah komunikasi. Yah beginilah negara hebata, kehebatannya terbatas, semua serba mahal dan kompetitifJ. Tapi baiklah, aku yakin minggu depan komunikasi dengan calon istriku lancara, dan pasti juga dengan keluargaku di sana. Yah Bismillah…

Sayang…

Sayang, Biuarlah mata ini jauh tuk memandang, namun dekat saling merasakan

Sayang, kau adalah akau dan akau adalah kau

Sayang, titip akau dalam dirimu, ku titip dirimu dalam sanubariku

Sayang,  Aku ada untukmu setiap waktu

Sayang, yah kata itu yang tak pernah hilang dalam diriku

Sayang, kutitipkan air mataku pada-Mu ya Rabb

Sayang, sayang dan sayang

Berlin, Oct 09th, 2011 07:25

 

Oct 10th, 2011

Bismillah, shubuh ini aku sempatkan kembali membuka laptopku sebagai bagian dari rutinitasku untuk selalu memberikan catatn tanda syukur dalam hidupku. Yah, pagi ini cuaca cukup bersahabat, walaupun diniginnya masih seperti hari-hari kemarin. Dan yang membuat jadi bersahabat adalah suasana hati yang lumayan lebih indah dan tenang karena sekarang dah punya akses internet walaupun hanya bisa dipake di hp, minimal bisa berkomunikasi dengan calon istri dan keluarga sebagai obat dari kerinduan.

Hemm…oh ya, kemarin hari minggu aku tidak bisa pergi jauh dari apartemenku, karena pukul 08:00 aku sudah harus berangkat ke Masjid Al Falah di Turmtrase, di sana ada acara penyambutan dari pengurus IWKZ e.V, itulah namanya aku lupa apa kepanjangannyaJ. Itu organisasi kumpulan muslim Indonesia yang ada di Eropa yang dikelola oleh orang-orang Indonesia asli. Di IWKZ e.V ada beberapa bidang yang langsung diurus oleh beberapa pakar, wajar mereka orang-orang pintar Indonesia yang ada di Jerman, ada yang sudah belasan atau puluhan tahun tinggal di Jerman.

Yah di sana kami sharing pengalaman dan sambutan hangat kami dapatkan dari mereka, suasana masjid al falah serasa berada di tengah kota di Indonesia. Subhanallah, kami menemukan Islam Indonesia di tengah kot Berlin yang gemerlap. Setelah itu, kami briefing sejenak untuk mengaktifkan handphone dan memasanag kartu operator perdana O2. Wah lucu karena keterbatasan kami dalam berbahasa Jerman, akhirnya kami dibantu untuk mengaktifkansecara berjama`ah. Yah tidak lebih dari 10 menit kami sudah mendapatkan komunikasi kami selama di jerman, walaupun harganya sangat mahal, yaitu 35 Euro, tapi lumyan lah bisa gratisan internetan sebulan, bisa gratisan nelfon sesama operator 2 bulan. Hebat euy…mahal tapi murah, murah tapi ko mahal yah…hehe.

Perjalanan kami setelah itu adalah menuju Rumah Makan Nusantara,milik Pak Hendra yang pernah diliput di KickAndy di MetroTV sebagai anak bangsa yang mampu bersaing di Eropa. Yah, dengan senyumnya yang manis ia turun langsung menyediakan makanan untuk kami di sana. Ada sate, nasi goreng, tongseng, cumi, nasi rames, bakwan, pokoknya kalau kangen ma Indonesia, makan ja di Nusantara, yang makan hampir semua orang Indonesia, walaupun ada bulenya sedikitJ. Setelah menyantap Nasi Rames Cumi Kangnkung yang haraganya 4.90 Euro, atau RP. 55 Ribuan lah, kami lagnsung berpisah ada yang ke Second-Hand Markt, temapat barang2 barang bekas yang masih bagus, ada yang berbelanja, ada juga yang pulang. Dan aku memutuskan untuk pergi bersama ke-3 temanku ke Alexanderplatz, di sana tempat nongkrong anak muda, ada Alexa, Galeria, Saturn, dll. Ehhhh ternyata tutup kalau hari minggu, ini yang anaeh, kalau di Indonesia justru mall rame kalau hari minggu, tapi di Jerman tidaka, karena mereka banyak pada istirahat buat weekend. Akhirnya kami kembali segera turun ke Stasiun U-Bahn di Alexanerplatz menuju Tierpark dan kembali ke Apartemen.

Yah, sampai di Apartemen langsung shalat dan mengaktifkan handphone yang lowbat, langsung di chat ma calon istri.hehe. Setelah itu tidur sebentar dan bangun terus shalat maghrib berjama`ah. Habis shalat kami masak sop, wah mantap kan?? Masak nasi juga loh, hemm Indonesian Food, setlah menyantap makanan kami semua kembali beraktivitas masing2, ada yang tidur, nyuci, nonoton tv, blablabla. Aku putuskan untuk ke kamar dan chat lagi ma calon istri, eh ditinggal tidur…hehe gak apa2, pasti di Indonesia dah malam. Oh ya, tadi malam gak bisa tidur, nafas sesak banget, akhirnya perut pake minyak angin, baru deh beberpa menit tertidur, Mungkin karena memang hidung mampet, karena flu terus, dingin dan selalu mengeluarkan darah, wajar kita belum biasa dan memang ini musim gugur, cuaca lumayan dingin.

Aku tetap bersemangat untuk menjalanai semua perjuangan ini, yah perjuangan untuk menatap masa depan yang lebih baik. Untuk semua orang yang kucintai.

Cinta Wanita

dia, ibu yang mengandung

dia, kakak yang penyayang

dia, cintaqu yang terindah

dia, ibu dari cintaku yang terbaik

Cinta Wanita

Cintaku untuk mereka wanita terbaik dalam hidupku

Cintaku yang membuat makna cinta terasa kuat

Cintaku yang menusukkan kalbu

Cintaku yang terendam makna kesetiaan

Cinta Wanita

Cinta yang sebenar-benarnya cinta.

Berlin, oct 10th, 2011 07:10

(Untuk hidupke ke Empat Perempuanku, Ummi, teh Iqoh, Yuli dan Ibu)

 

Oct 30, 2011

Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulillah ya Allah malam hari ini diberikan kesempatan lagi untuk menulis. Dah hampir 20 hari tidak menyempatkan diri untuk mencurahkan segala nikmatMu di catatan harian ini. Yah hari ini setelah bercinta dengan Allah di Masjid Al-Falah aku bersama teman2 tim Berlin Explore Kota Berlin, Mulai dari Myseum ssampai pemakaman yahudi. Haduh lupa apa namanya yah… Dilanjtkan dengan makan di Nusantara dan ke masjid Al falah. Senang rasanya bisa shalat lagi di Masjid yang menjadi kebanggaan warga negara Indonesia yang tinggal di Berlin.

Yah sekitar 20 hari ini aku melewati waktu yang cukup cepat, tidak terasa sudah hampir satu bulan aku berada di negara jerman, susah senang sambil homesick sesaat mewarnai perjalanan hidupku. Ada yang perlu juga aku ceritakan, tepat tanggal 15-16 Oktober, kami mendapatkan kesempatan pergi ke Paris prancis, kota romantis kedua di eropa setelah Roma italia. Yah di sana kami benar-benar merasa seperti mimpi, sesampainya di depan menara eiffel aku langsung sujud syukur, entah itu menjadi perhatian orang atau tidak, tapi aku hanya ingin perjalananku bernilai ibadah semata-mata karena Allah. Serasa di alam mimpi, cita-citaku untuk pergi ke paris dan melihat menara eiffel ternyata kesampaian, tidak bisa berkata apa-apa hanya ucapan sykur yang aku selalu ucapkan kepada sang pencipta yang telah menciptakan alam ini. Bersama temanku Andri, diapun sempat meneteskan air mata ketika ia mencabut rumput di depan menara eiffel sebagai cita-citanya sejak SMA dulu. Saat itu kami bersama Dr.Edi Syukur, Dimas Sandy, Panji Prabowo, Andri, Mbak ellita, M.A (Assisten Pak Edi Syukur) dan Mba Asnia.

Luar biasa, pesona Menara eiffel begitu eksotis, sambil ku membayangkan suat saat aku akan mengajak istriku tercinta untuk bersama menikmati panorama indah bumi Paris. Yah aku hanya yakin kepada Allah, Dia pasti mendengar segala doaku.semua ini pun yang aku rasakan adalah hasil dari mimpi-moimpiku dulu, bermimpi menjadi kekuatan bagiku untuk terus percaya bahwa allah itu ada. Oh ya, sayang banget waktu itu aku ada masalah dengan perut, jadi susah sekali mencari WC, ada WC tapi rusak, ya udah ditahan-tahan sampai bertemu di WC super elit, namanya pointWC, pas berada menuju Musee De Louvre, tempat sejarahnya The da Vinci Code. Wah tuh WC mahal banget, 1.50 Euro buat sekali pakai, ditambah wudhu 150 Euro total 3 Euro. Hemm kalau dirupiahkan jadi berapa yah????hehe.

Kami saat itu mengunjungi sekitar 4 tempat, menara Eiffel, Musee de Louvre, norterdam, dan satu lagi pintu gerbang Paris, uh lupa namanya, gak ada bakat nih jadi sejarawan. Tapi okay PR nanti dicari lagi. Hah..

Sebenarnya aku banyak segala yang ingin diceritakan, tapi beberapa moment sudah terlewatkan, mestinya sih laporannya langsung ditulis, tapi lupa dah dah kecapean kalu pas pulang kuliah. Yah besok sudah mulai internship ke Adlershop Berlin. Siap-siap menerima ilmu baru dan aktivitas yang segudang. Bismillah insya Allah bisa. Oh iya, aku juga gi seneng banget karena bulan Maret nih dah ada kesepakatan buat melangsungkan Pernikahan, waaahhhh mulai hidup baru dengan tantangan yang baru. Semoga kami kuat menghadapi masa depan kami ke depan, semoga juga lancar acaranya. Pengen banget ngungkapin semuanya, tapi bingung nih terlalu banyak. Ya dah lah mebgalir ja. Aku juga gak tau nanti siapa yang baca nih tulisan minimal yah aku sudah mencurahkan segala isi hatiku dalam catatan sejarah hidupku. Beberapa tulisan dulu juga pernah akau simpan, tapi lupa passwordnya, dan ternyata gak semua positif. Upz, sudahlah yang lalu biarlah berlalu.

Hemm ngomong apa lagi yah??? Yang tentang tabletku yang baru. Aku tertarik juga lihat teman-teman pada beli gadget seperti hand phone,camera dll, aku bingung mau beli apa, terus mikir uangnya sayang juga biar nabung di rumah, eh akhirnya karena sering bolak-balik ke SATURN (toko elektronim ternama di Jerman) kepancut juga ma tablet yang harganya lumayan terjangkau dan kualitas bagus, yah mereknya DELL STREAK 7. Harganya sekitar 299 euro, dapat Tax Refund 31 Euro. Lumayan kan???jadi murah banget harganya. Lumayan lah bisa buat komunikasi ma keluarga dan vcalon istri di Indonesia J.

Wah ngomongnya kemana-mana nih, yo wis gak apa-aopa deh takut ada yang lupa. Hemmm kemarin malam terakhir ngumpul ma teman-teman seluruh angkatan sebelum mereka internship ke daerah, acara malam itu sih makan-makan ma kumpul kebersamaann, mereka ingin kita terus terjaga persahabatannya, akhirnya ada teman yang request aku untuk ngisi acara, seperti training motivasi. Hemm gak di In donesia gak di Jerman, kerjaannya ngomong ja…hehe. Setelah acara games “What I feel Like Expressing” akhirnya tibalah sang Motivator memberikan motivasinya kurang lebih yah 10 menit, karena waktu itu sudah sangat malam, dan aku beroikir apa kira2 yang harus disampaikan dalam waktu yang singkat dan berisi. Yah aku bismillah saja, menyampaikan sebuah analogi persahabatan dengan emosional dan intelektual, nyaris teman-teman yang tadinya bersisk berubah menjadi diam dan sunyi, sebagaian dari mereka menundukkan keplanaya sambil mendengarkan dengan serius. Aku singkat dan padat, menusuk ke setiap qalbu mereka, dan berhasil. Apresiasi datang dari teman-teman, mereka terlihat saling berpelukan sesama di antara kita, menikmati indahnya persahabtan. Terima kasih sahabat.

Yah, haruuuu sediiih….hem apalagi yah yang mau diomongin. Oh ya, malam kemarin aku tuh bener-bener sedih. Aku beneran ketiduran pada saat komunikasi dengan calon istriku di Indonesia, eh ternyata dia sangka aku sedang chat dengan temanku, padahal itu chat sebelum akau tidur dan pas aku chat ma calon istriku, haduh dia marah-marah, ya udah waktu itu aku bangun tidur masih emosi, jadi kubalas lagi dengan pesan yang begitulah, namnya orang emosi. Tapi aku memang orangnya gak tahan lama kalau marah ma calon istriku, kalu ingat wajahnya langsung senyum-senyum sendiri dan sayang banget ma dia, itu karena selama ini dia yang tau akau dari nol sampai jadi seperti sekatrang. Aku tuh tau kalau akau tidak bisa jauh dari dia, tidak bisa marah sama dia. Entah kenapa, mungkin ini cinta sejati. Yang ada dipikiranku adalah akau ingin sekali membahagiakan dia, gak tega rasanya kalau dia sedang sedih karena alasan apapun, aku juga bingung mau berbuat apa, karena aku hanya bisa yang akau berikla. Jadi, hari-hariku adalh ingin membeuat dia bahagia hidup bersamaku. Ya Allah, jaga dirinya yang nun jauh di sana. Setelah selesai shalat fardhu maupun sunnah, aku tidak pernah lupa untuk berdoa kepada allah agar diangkat derajatku ke tempat yang setinggi-tingginya, ingin memberangkatkan haji orang tua, umi, abi, mpo iqoh, yuli dan saya, jadikanlah Yuli istri yang shalehah dan aku suami yang shaleh, ingi punya yayasan, sekolah dan bisnis sendiri, terakhir ingin dimudahkan dalam menyelesaikan program S2, S3 dan professor. Itu doaku selama ini.  Aku yakin Allah pasti mendnegar, aku serahkan kepada Allah yang maha kuasa dan berkehendak atas segala urusan.

Hemmm, hari inilumayan banyak yang ditulis, dirapel lah…hehe. Apalagi yah, mungkin besok deh baru dilanjutin. Ok sebelum diakhiri, eh eh eh lupa. Hari ini hari pertama Winter Session, atau musim dingin, jadi mulai tadi malam pukul 00:00 waktu sudah berubah secara otomatis mundur 1 jam. So, waktu siangnya lebih cepat dan malam lebih lama. Perbedaan Indonesia-Jerman bertambah menjadi 6 Jam. Yeeaaahhh itu ja. Mau buat puisi dulu buat bidadariku.

Pesona di Bumi Berlin.

Tak kusangaka, kau hadir di tengah kejamnya kaum nazi saat itu.

Tak kusangka, kau hadir di pojok kastel kaum yahudi.

Tak kusangka, kau hadir di tengah gugurnya pephonan

Taman indah, kau di sana

Gemerlap lampu yang ramai, kau di sana

Sinar cahaya kendaraan yang lalau lalang, kau di sana

Yah, kau berada di tengah kota berlin yang eksotik

Kau berada di tengah kota Berlin yang bersejarah

Kau berada di tengah kota berlin yang pernah hancur

Kau berada di setiap langkah kakiku

Kau ada di mana aku melihat

Kau ada di mana aku mendengar

Kau ada di mana aku bernafas

Yah, kaulah itu bidadariku!

Berlin Oct 30, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s