PRAJURIT-PRAJURIT SHUBUH


Oleh: Abdurrahman Hafid

Waktu shubuh adalah symbol kelahiran setiap kebaikan. Ia juga simbol kemenangan, simbol kehidupan, dan juga simbol pergerakan.

Waktu shubuh adalah waktu tertenang di antara sekian banyak waktu. Di sela-selanya teruntai saat-saat yang dipenuhi dengan kemurnian dan ketulusan. Dan jangan lupa, ia adalah saat-saat di mana keberkahan langit dibagikan kepada para makhluk. Dan shalat shubuh adalah bukti nyata pancaran kekuatan iman dan penolakan terhadap kemunafikan (nifaq), sebab dengan segala kelebihan dan keutamaannya itu, ternyata waktu shubuh adalah terberat bagi jiwa. Bukankah kita seringkali sanggup mengangkat beban yang berat, namun seringkali tak sanggup mengangkat selimut tipis kita saat tubuh merekah?

Itulah sebabnya, Sang Rasul yang mulia pernah mengatakan : ”Sesungguhnya shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat `Isya dan shalat shubuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang ada pada keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walau dengan merangkak…” (HR. Bukhari Muslim)

Tidakkah kalimat ini menggerakkan hati Anda? Tidakkah ini semua membuat Anda melihat kondisi Anda saat shubuh menjelang, ketika fajar merekah, saat keberkahan langit ditebar dan ketika para malaikat Allah menyebutkan para hamba di hadapan Rabb-Nya?

Jadilah prajurit-praurit shubuh, menerobos pagi buta, menggapai ticket para perindu syurga.

 

Pemimpin kaum yahudi Pernah berkata”Aku akan takut dengan orang Islam, kalau mereka sudah melaksanakan shalat shubuh sama seperti pelaksanaan shalat jum`at, banyak jama`ahnya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s